Ayo jadi reseller, dropship, dan grosir produk kami. MENGUNTUNGKAN

Keyakinan Si Mulut Besar

Friday, October 18th 2013.

Keyakinan Si Mulut Besar

Keyakinan si mulut besar “Yakin sukses………”

“Yakin raih impian…….”

“Yakinlah jika Tuhan bersama kita……..”

Kalimat demikian sering dikobarkan saat kita mengikuti berbagai pelatihan atau seminar. Motivator selalu mengucapkan kata-kata tersebut agar membangkitkan semangat kepercayaan diri. Kesuksesan akan terwujud  jika keyakinan sudah membaja. Bermodal yakin, sebuah bisnis yang hanya modal dengkul sekalipun bisa meraih sukses. Hanya dengan yakin maka semua impisn akan terwujud. Hanya dengan yakin, segala impian jadi kenyataan.

Namun, mengucapkan kata-kata jauh lebih mudah dari sekedar aplikasi. Ia bukan sekedar teori, tapi sebuah perjuangan yang membutuhkan bukti. Itulah sebabnya tidak semua orang berkata  yakin mampu meraih impiannya. Padahal ia sudah mengatakan ratusan bahkan ribuan kali bahwa apa yang diimpikannya pasti menjadi kenyataan dengan satu kata, YAKIN!

Keyakinan bukan hanya di mulut saja, tapi sebuah komitmen hati. Sebagaimana yang dimaklumatkan oleh manusia agung sepanjang zaman bahwa yakin itu di hati, diucapkan di lisan dan dibuktikan dengan perbuatan. Yakin hanyalah sebuah alat, sedangkan yang mampu membuat alat itu berfungsi adalah niat diri yang diejawantahkan dalam aksi.

Jika kita yakin terhadap suatu tujuan tapi tanpa mengambil aksi, maka nyatalah bahwa yakin itu masih sebatas mulut saja. Seperti  orang yang mau sembuh dari penyakit, ia yakin bahwa Tuhan akan menyembuhkannya tanpa harus berobat ke dokter.  Mungkin bukan sembuh yang ia dapatkan tapi penyakit semakin parah atau bahkan kematian. Setali tiga uang dengan orang yang yakin akan jadi kaya raya, namun tanpa bekerja keras, tanpa banting tulang adalah omong kosong.

Keyakinan Si Mulut Besar (2)

Di sebuah desa di ujung timur, tersebarlah berita tentang kehebatan seorang pemanah ulung  yang tak tertandingi. Pemanah ini telah mengalahkan ribuan orang yang pernah beradu ketangkasan dengannya. Kehebatannya bahkan hingga tersebar seantero negri. Demikian pula di negeri tetanggapun mendengar popularitasnya serta kemampuannya membidik arah sasaran.

Tidak ada yang menyangkal jika sang pemanah adalah sosok yang luar biasa. Ditambah dengan tubuh yang atletis dan wajah yang ganteng, lengkap sudah kesempurnaan yang menyertainya. Bagaimana tidak, seekor burung yang sedang melintas di udara, hanya dengan satu bidikan panahnya dapat terjungkal dan terjatuh di atas tanah. Sebuah mangga dilempar ke atas udara, dengan sekali bidikan, terbelah menjadi dua bagian. Pendek kata, jika membidik pasti tepat sasaran.

Pada saat perayaan desa, penguasa setempat mengundang seluruh penduduk desa untuk menyaksikan pertunjukan yang akan dilakukan oleh si pemanah. Penduduk begitu senang sembari bersorak sorai menyambutnya, bak pergantian tahun baru, tidak ada satupun penduduk yang berdiam diri di rumah, mereka keluar untuk menyaksikan pertunjukan yang spektakuler.

Gegap gempita perayaan sudah menggemuruh sejak beberapa hari sebelum pertunjukan.  Mereka menyadari  jika pertunjukan ini amat langka. Sebab  itu tidak hanya penduduk desa di ujung timur yang datang menyaksikan tapi warga dari negeri seberang tak kalah antusias berkeinginan hadir  melihat kehebatan sang pemanah. Mereka rela datang jauh-jauh hanya untuk melihat dengan mata kepala sendiri akan sebuah kenyataan yang perlu dibuktikan.

Ketika atraksi dimulai, penduduk desa sudah menanti di pinggiran arena. Sementara itu, melihat acara yang demikian heboh, sang pemanah hanya tersenyum tipis sambil melihat sekelilingnya.

Tak lama kemudian, sang pemanah mengambil sebuah apel yang diletakkan di tengah tanah lapang. Apel warna merah diletakkan di atas sebuah tiang yang cukup tinggi. Si pemanah mengambil busur dan membidiknya dari jarak yang cukup jauh. Satu tembakan saja, busur panah menancap tepat mengenai buah apel hingga terbelah beberapa bagian. Atraksi itu dilakukan tidak hanya sekali, tapi berkali-kali. Melihat atraksi itu, para hadirin bertepuk tangan dan bersorak takjub. Tidak ada satu pun bidikan yang meleset.

“Hebaaaatttt…..”

“Apakah kalian masih ingin menyaksikan lagi?”

“Ya…teruskan, kami akan menyaksikannya”

Untuk kesekian kalinya, seekor burung yang sedang melintas di udara diamati sejenak. Lalu dengan sigap si pemanah mengambil busurnya, dan burung pun jatuh terjerembab di atas tanah.

Tak lama kemudian si pemanah berada di tengah lapangan, berdiri dan duduk  seperti ada sesuatu yang ingin disampaikan.

“Wahai para penduduk, apakah kalian sudah puas melihat kehebatanku?”

“Ya…kami telah melihatnya…..” sahut penduduk

“Apakah kalian yakin atas kehebatanku….?”

“Ya… kami yakin, engkau adalah pemanah ulung…”

“Apa kalian melihatku salah sasaran dan apakah kalian benar-benar yakin?”

“Tidak, engkau benar-benar hebat dan kami percaya padamu….”

“Jika begitu, aku ingin ada di antara kalian yang naik ke atas panggung untuk menerima hadiah emas yang akan aku berikan secara cuma-cuma. Apakah kalian mau?”

“Kami mauuuu…” ucap penduduk serentak.

Si pemanah mengambil lantakan emas batangan yang ada di balik bajunya. Emas itu terbungkus kain. Tentu saja bobotnya bukan lagi ukuran gram tapi kilo. Sesaat kemudian sambil memegangi busurnya, si pemanah lantas mengambil sebuah apel yang terletak di atas meja. Lalu menyampaikan,

“Emas ini akan aku berikan secara gratis dengan satu syarat”

“Apa syarat itu…?” sahut penduduk penasaran

“Apel ini akan aku letakkan di atas kepala kalian lalu aku akan membidiknya. Adakah di antara kalian yang bersedia?”

Mendapat tawaran itu, semua penduduk diam. Tidak  ada jawaban, seolah ada yang membungkam mulut mereka. Sampai beberapa saat di pemanah menunggu, namun tidak ada satu pun penduduk yang naik ke atas panggung. Dengan sedikit kesabaran, si pemanah masih menunggu siapa gerangan yang akan naik ke atas panggung. Namun hingga puluhan menit tetap nihil. Akhirnya dengan nada kesal si pemanah menukas,

“Jika begitu, ternyata keyakinan kalian hanyalah sebatas di bibir saja!”

Setiap agama senantiasa mengajarkan keyakinan kepada pemeluknya. Bahkan dalam berbagai khotbah atau ceramah, para pemuka senantiasa mengajak penganutnya mempertebal keyakinan atau imannya setiap saat. Namun, untuk senantiasa memiliki iman atau yakin yang terpatri dalam jiwa, tidak semua orang mampu meraihnya.

Dalam ilmu psikologi, keyakinan tidak mengenal hitungan, karena perasaan tersebut hakikatnya pengetahuan batin yang hanya dirasakan oleh individu bukan kondisi fisik yang serba nyata. Dari sisi ini, kita akan didorong oleh alam bawah sadar untuk bergerak sesuai dengan yang kita harapkan.

Banyak yang mengatakan kita harus yakin bahwa segala rintangan dapat kita atasi dengan baik. Namun tatkala kesulitan tersebut mendera, kita sering berpangku tangan, menyerah pada nasib dan tidak bergerak untuk bangkit. Bahkan bisa jadi, karena jalan sudah buntu, kita malah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma yakin itu sendiri. Inilah yang disebut dengan keyakinan hanya sebatas di mulut.

Keyakinan Si Mulut Besar (3)

Keyakinan sebenarnya adalah penjabaran dari arti sebuah keajaiban yang terkadang sulit dicerna oleh akal. Bagaimana tidak, faktanya banyak pengusaha kelas kakap yang sebelumnya adalah orang tidak mampu yang tak punya modal.

Banyak pula tokoh-tokoh dunia yang sukses walaupun mereka mempunyai masa yang kelam saat mengecam bangku pendidikan sekolah. Mereka tidak  melihat ‘ketidakmampuan’ sebagai tembok besar yang menghalangi untuk berusaha. Mereka tetap yakin mampu membalik  keadaan ke arah yang lebih baik. Angin tidak selalu bertiup ke arah utara. Sewaktu-waktu akan berhembus kencang menuju selatan, timur, ke barat dan ke segala arah.

Orang yang meyakini bahwa apa yang ada dalam dirinya adalah kesuksesan. Ia akan melihat  masa depannya dengan cemerlang. Demikian pula, jika orang yang meyakini bahwa apa yang akan dialaminya adalah kegagalan, maka ia akan menatap  masa depan yang suram. Bila kita melihat situasi kehidupan diri, keluarga dan bangsa ini kian hari kian tidak pasti dan mungkin semakin buruk. Kita perlu bertanya pada diri sendiri, sudahkah kita memiliki keyakinan akan terjadinya perubahan?.

Produk terbaru

New
Rp 92.500
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDS2928
Nama BarangT-Shirt Sea Games Kuala Lumpur Malaysia
Harga Rp 92.500
Lihat Detail
Stok : 100
New
Rp 79.500
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDS2929
Nama BarangKaos Sea Games 29thn Kuala Lumpur
Harga Rp 79.500
Lihat Detail
Stok : 100
New
Rp 92.500
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDS2930
Nama BarangT-Shirt Sea Games Kuala Lumpur 2017
Harga Rp 92.500
Lihat Detail
Stok : 100
New
Rp 92.500
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDS2931
Nama BarangKaos Sea Games Kuala Lumpur Badminton
Harga Rp 92.500
Lihat Detail
Stok : 100
New
Rp 148.900
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodejep302
Nama BarangFashion Dress Couple Squared Korea Terlaris
Harga Rp 148.900
Lihat Detail
Stok : 50
New
Rp 97.900
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode14620
Nama BarangBaju Couple Salur Jala Renda Terlaris
Harga Rp 97.900
Lihat Detail
Stok : 50
New
Rp 110.000
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeJEP301
Nama BarangFashion Dress Couple Syall Salur Ikat Terbaru
Harga Rp 110.000
Lihat Detail
Stok : 50
New
Rp 129.900
Order Sekarang » SMS : 0852 8820 2838
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOKA301
Nama BarangDress Couple Polkadot Onde Blue Terbaru .
Harga Rp 129.900
Lihat Detail
Stok : 50

Testimoni FB

20140519-fb-stock

Rekening Bank

62600-16782 Hendy.S.
117-000-549-4919 Hendy.S.
3324-01-001030506 Hendy.S.